Membuat TI ‘Berbicara’ Bagi Organisasi January 7, 2008
Posted by GI in Actor-Network Theory, Teknologi Informasi dan Organisasi.Tags: Actor-Network Theory, teknologi informasi, transformasi organisasi
trackback
Banyak yang percaya bahwa teknologi informasi (TI) mempunyai kekuatan dalam efisiensi dan produktivitas organisasi dan kepercayaan semacam ini biasanya menjadi dasar justifikasi bagi investasi TI. Akan tetapi apakah benar bahwa investasi TI memang bisa mewujudkan impian organisasi untuk menjadi lebih efisien dan produktif? Secara sempit, pada level individual, jawabannya mungkin ‘ya’, sebab pekerjaan seperti pembuatan laporan, desain, atau penghitungan bunga bisa dilakukan dengan lebih cepat dan mudah. Namun, apabila pertanyaan itu diterapkan pada level yang lebih luas, organisasi, jawabannya tidak selalu positif.
Banyak penelitian telah dilakukan untuk mencari bukti apakah produktivitas selalu meningkat dengan investasi TI. Dan yang sangat mengejutkan adalah bahwa jawabannya ‘tidak’. Sering terjadi, investasi TI tidak bisa mendongkrak kinerja keuangan organisasi bisnis. Investasi TI justru bisa mengurangi produktivitas dan efisiensi organisasi. Fenomena ini lebih populer dengan istilah productivity paradox. Kegagalan investasi tersebut antara lain disebabkan oleh kegagalan mengelola perubahan, ketidakcocokan antara sistem informasi yang dengan kebutuhan organisasi, ketidakcocokan kultur, dan lain-lain.



Comments»
No comments yet — be the first.